Dua Koruptor Pelabuhan Dompak Dihukum Penjara

bintan

Kepri.TV, Tanjungpinang – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Tanjungpinang menjatuhi hukuman 6 tahun, 6 bulan penjara kepada pegawai Syahbandar Tanjungpinang, Selasa (2/7). Haryadi karena terbukti korupsi dana proyek pengerjaan lanjutan fasilitas Pelabuhan Dompak senilai Rp 9,3 Miliar. Haryadi juga didenda Rp 300 juta dan diharuskan mengembalikan kerugian negara Rp 420 juta.

Majelis Hakim yang diketuai Sumedi menyatakan, Haryadi selaku Pejabat Pembuat Komitmen, terbukti bersalah melakukan korupsi secara bersama-sama sebagaimana dakwaan primer penuntut umum. Haryadi juga terbukti menerima aliran dana korupsi senilai Rp. 420 Juta.

Atas perbuatannya ini, Majelis Hakim memutus, enam tahun dan enam bulan penjara, serta denda Rp. 300 juta, subsider 5 bulan penjara . Selain itu, Haryadi juga diharuskan mengembalikan kerugian Negara yang dinikmatinya sebesar Rp. 420 Juta atau diganti dengan hukuman 3 tahun penjara.

Selain Haryadi, Kepala cabang PT. Karya Tunggal Mulia Abadi, Berto Riawan, juga divonis bersalah, selama enam tahun penjara dan denda Rp. 300 Juta Subsider 5 bulan penjara. Berto juga diharuskan untuk mengembalikan nilai kerugian Negara sebesar Rp. 170 Juta atau diganti dengan hukuman 3 tahun penjara.

Atas putusan Pengadilan, Jaksa dan Terdakwa Berto Riawan menyatakan pikir-pikir, sedangkan Terdakwa Haryadi menerima hasil putusan pengadilan.(*)

Komentar
Loading...