Setelah Periksa 28 Pejabat Kepri, KPK Periksa 7 Pihak Swasta

Pemprov
bintan
Juru Bicara KPK Febri Diansyah (F-Kepri.TV)

KEPRI.TV, Tanjungpinang – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dijadwalkan memeriksa tujuh saksi dari pihak swasta, Jumat (23/8/2019). KPK mengingatkan para saksi penuhi panggilan penyidik dan bicara jujur.

Juri Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan pemeriksaan dijadwalkan berlangsung di Polresta Barelang pada Jumat pagi hingga sore nanti.

“Kami ingatkan para saksi agar datang memenuhi panggilan Penyidik dan bicara jujur,” tegas Febri.

Tujuh orang saksi dari unsur swasta yang dipanggil penyidik KPK adalah, Trisno (Direksi PT Bintan Hotel) , Herman (Staf PT Labun Buana Asri), Hendrij (Pemegang saham Damai Grup/ PT. Damai Ecowisata), Linus Gusdar (Direksi PT. Barelang Elektrindo), Sutono (Karyawan PT. Marcopolo Shipyard), I Wayan Santika (Manajemen Adventure Glamping), dan Agung (Konsultan reklamasi dan penggunaan ruang laut untuk PT. Marcopolo Shipyard).

Sejak Senin pekan ini, KPK telah memeriksa 28 orang saksi atas kasus dugaan suap reklamasi dan gratifikasi jabatan melibatkab Gubernur Kepri non aktif Nurdin Basirun.

“Sikap koperatif akan dihargai secara hukum. Dan sebaliknya, jika memberikan keterangan tidak benar ada resiko pidana yang cukup berat, yaitu penjara minimal 3 tahun dan maksimal 12 tahun sebagaimana diatur pada Pasal 22 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” sebut Febri.

(Red)

Komentar
Loading...