News Video Portal

Melihat Geliat Pembangunan di Wilayah Perbatasan Indonesia

KEPRI.TV, Bintan – Pemerintah terus menggesa pembangunan infrastruktur di wilayah perbatasan. Salah satunya di wilayah Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Masyarakat yang tinggal di perbatasan Singapura dan Malaysia ini semakin menikmati bantuan pembangunan puskesmas, rumah guru dan nelayan dan jalan strategis Desa.

Tahun 2019 lalu Pemerintah telah mengucurkan dana alokasi khusus afirmasi sebesar Rp 20 miliar, kemudian di tahun 2020 meningkat Rp 29 miliar. Dana tersebut diperuntukkan membangun dua buah gedung puskesmas yang berlokasi di Desa Kawal, Kecamatan Gunung Kijang dan Kelurahan Tanjung Uban, Kecamatan Bintan Utara.

Selain itu dana tersebut juga diperuntukkan merenovasi rumah dinas guru, bantuan stimulan perumahan swadaya untuk 35 nelayan serta jalan strategis di Desa Berakit.

Untuk melihat langsung pembangunan di beranda Indonesia, tim Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) meninjau lokasi prioritas perbatasan yang tersebar di empat Kecamatan, yakni Kecamatan Bintan Utara, Gunung Kijang, Teluk Bintan dan Bintan Pesisir.

Kabag Pengelolaan Perbatasan Kabupaten Bintan, Hasan mengapresiasi upaya pemerintah yang terus menata kawasan perbatasan menjadi beranda negeri. Kini masyarakat telah merasakan pembangunan infrastruktur untuk kemajuan ekonomi.

Kabag Humas BNPP, Andri Idrawan mengatakan hingga tahun 2024 nanti, Pemerintah telah menetapkan 222 lokasi prioritas yang tersebar di wilayah perbatasan Indonesia. Pemerintah pun terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan.

Secara geografis Kabupaten Bintan memiliki batas laut dengan aktifitas pelayaran terpadat di dunia, yakni Selat Malaka dan Selat Singapura.

(Brm)

You might also like