News Video Portal

Dua Terdakwa Korupsi Dana Hibah FPK Anambas Dituntut Bersalah oleh Jaksa

Dua Terdakwa Korupsi Dana Hibah FPK Anambas Dituntut Bersalah oleh Jaksa
Ilustrasi uang. f. istimewa.

KEPRI.TV, Tanjungpinang – Dua terdakwa korupsi Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Anambas, Muhammad Ikhsan dan Mustafa Ali dituntut bersalah. Keduanya dituntut hukuman berbeda oleh Jaksa pada sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor Tanjungpinang, Senin (6/6/2022).

“Terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melakukan tindak pidana menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan, yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara,” ucap Jaksa membacakan tuntutan.

Dalam tuntutannya, Jaksa meminta Majelis Hakim menghukum terdakwa Muhammad Ikhsan selaku Ketua FPK Anambas dengan hukuman 1 tahun 6 bulan penjara dan denda Rp 50 juta subsider 3 bulan penjara.

Selanjutnya Mustafa Ali selaku Bendahara FPK Anambas dituntut 2 tahun 6 bulan penjara serta denda Rp 50 juta subsider 3 bulan penjara.

Selain itu, Mustafa juga dituntut untuk membayar uang pengganti terhadap kerugian keuangan negara sebesar Rp. 158.450.000. Jika dalam waktu 1 bulan setelah putusan pengadilan memperoleh kekuatan hukum tetap terdakwa tidak mampu mengembalikan,
maka harta bendanya disita oleh Jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut, dalam hal terdakwa tidak mempunyai harta benda yang tidak mencukupi untuk membayar uang pengganti tersebut maka dipidana penjara selama 1 (satu) tahun.

(*/Brm)

You might also like