News Video Portal

Kolaborasi PermataBank – BPAM Berikan Solusi Investasi di Masa Pandemi Covid 19

Kolaborasi PermataBank - BPAM Berikan Solusi Investasi di Masa Pandemi Covid 19
Ilustrasi.(Foto istimewa)

KEPRI.TV, Jakarta – Di masa pandemi ini dimana seluruh sektor industri perekonomian masih menghadapi banyak ketidakpastian dengan berbagai macam pembatasan dan keterbatasan dalam aktivitas sehari-hari seperti pemberlakuan PSBB di berbagai daerah di Indonesia, hal ini sedikit banyak juga berimbas dan memiliki dampak terhadap pertumbuhan dan imbal hasil dari beragam instrumen investasi.

Melihat animo masyarakat yang tetap besar untuk terus berinvestasi di masa pandemi ini, PermataBank Wealth Management bersama dengan BPAM (Batavia Prosperindo Aset Manajemen), selaku salah satu Manajer Investasi terkemuka di Indonesia yang sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK, menawarkan solusi investasi berbentuk reksa dana.

Direktur Retail Banking PermataBank, Djumariah Tenteram mengatakan masa pandemi ini memiliki dana siap pakai memang penting namun bukan berarti tidak perlu berinvestasi untuk masa depan. Sekarang adalah momentum tepat untuk melakukan investasi apabila dilakukan dengan cermat, penuh perhitungan, dan memahami sepenuhnya tujuan dari investasi yang dilakukan.

“Sinergi PermataBank Wealth Management dan BPAM ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi para millennials untuk berinvestasi dengan lebih mudah dan terjangkau. Kami menawarkan berbagai reksa dana mulai dari profil risiko rendah seperti reksa dana pasar uang hingga profil risiko tinggi seperti reksa dana saham. Nasabah PermataBank dapat berkonsultasi dengan petugas dari PermataBank Wealth Management mengenai produk reksa dana yang sesuai dengan kebutuhan, profil risiko, serta tujuan keuangan Nasabah.” tuturnya.

Direktur Utama PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen Lilis Setiadi mengatakan Batavia Prosperindo Aset Manajemen (BPAM) telah menjalin kerjasama dengan PermataBank sejak tahun 2005. Sebagai salah satu Bank yang terkemuka di Indonesia, PermataBank telah mempermudah nasabahnya dalam menentukan Manajer Investasi dan produk yang tepat untuk berinvestasi.

“Dengan bekerjasama dengan PermataBank, BPAM pun dapat lebih memperkenalkan layanannya dan memberi nilai tambah dalam memenuhi kebutuhan pengelolaan kekayaan para nasabah PermataBank di seluruh Indonesia,” katanya.

Data dari Otoritas Jasa Keuangan menunjukkan adanya peningkatan terhadap pengelolaan dana reksa dana nasional sebesar 2-4% tercatat sejak bulan Juni hingga Agustus 2020. Didukung pula dengan Catatan Investasi Pasar Modal KSEI, terdapat pertumbuhan positif terkait jumlah investor di Pasar Modal Indonesia yang meningkat menjadi 3,02 juta investor. Investor reksa dana mendominasi penanaman modal sebanyak 30,5% tahun ini, dimana investor berumur 30 tahun kebawah merupakan penanaman modal terbanyak dengan porsi 46,14% hingga bulan Juli 2020.

Data dari Otoritas Jasa Keuangan menunjukkan adanya peningkatan terhadap pengelolaan dana reksa dana nasional sebesar 2-4% tercatat sejak bulan Juni hingga Agustus 2020. Didukung pula dengan Catatan Investasi Pasar Modal KSEI, terdapat pertumbuhan positif terkait jumlah investor di Pasar Modal Indonesia yang meningkat menjadi 3,02 juta investor. Investor reksa dana mendominasi penanaman modal sebanyak 30,5% tahun ini, dimana investor berumur 30 tahun kebawah merupakan penanaman modal terbanyak dengan porsi 46,14% hingga bulan Juli 2020.

(*/Brm)

You might also like