News Video Portal

Langgar Netralitas di Pilkada, Pejabat Pemprov Kepri Dilaporkan ke KASN

Langgar Netralitas ASN, Pejabat Pemprov Kepri Dilaporkan Bawaslu ke KASN
Sekda TS. Arif Fadillah lantik pejabat Pemprov Kepri di Gedung Daerah Tanjungpinang, Senin (14/9/2020).(Foto Humpro Kepri)

KEPRI.TV, Bintan – Pejabat Pemprov Kepri dilaporkan Badan Pengawasan Pemilu Bintan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) karena dinyatakan bersalah melanggar aturan tentang netralitas ASN di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

“Iya betul ditetapkan yang bersangkutan bersalah,” ujar Ketua Bawaslu Bintan Febriadinata, Kamis (17/9/2020).

Febriadinata meyakinkan bahwa Yz melanggar peraturan perundang-undangan tentang netralitas ASN. Aturannya adalah Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN dan Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2004 tentang jiwa korps pegawai negeri sipil.

“Tadi sudah dikirim rekomendasinya ke Ketua KASN lewat pos di Jakarta. Tembusannya adalah Mendagri, Menpan RB, Bawaslu RI, Gubernur, Bawaslu Kepri, Bupati, BKPSDM Bintan,” ujarnya.

Isi rekomendasinya, lanjutnya, menyampaikan perihal pelanggaran aturan oleh oknum ASN dan Bawaslu Bintan meminta agar ditindaklanjuti sesuai dengan peraturan yang ada.

“Terkait sanksinya itu kewenangan KASN dan kepala daerah,” tutur Febri.

Sebagaimana diketahui, seorang pejabat eselon II Pemprov Kepri berinisial Yz, dilaporkan hadir dalam acara doa bersama yang digelar oleh pasangan bakal calon peserta Pilkada Bintan, Minggu (13/9/2020) lalu. Yz merupakan mantan Kepala BP2RD Bintan hadir diantara tamu undangan.

(Brm)

 

You might also like