News Video Portal

Pembakaran Keramba Ikan Di Bintan, Korban Minta Polisi Menindak Lanjuti

Keramba ikan di Desa Air Glubi Bintan saat terbakar dan paska terbakar.

KEPRI.TV, Bintan – Satu unit keramba milik Aan warga Desa Air Qlubi, Kecamatan Bintan Pesisir, Kabupaten Bintan alami kebakaran. Namun kejadian kebakaran diduga dilakukan oleh seorang warga sekitar. Kejadian ini terjadi pada Jumat 31 Juli 2020 lalu sekira pukul 03.30 Wib pagi.

Saat pemilik  keramba melapor kepada pihak kepolisian. Diduga pelaku berhasil diamankan polisi. Dalam kesepakatan yang dilakukan bersama pihak Desa, akhirnya kasus pembakaran dilakukan mediasi dengan didampingi Babinkantibmas setempat pada 2 Agustus 2020.

“Memang ada kesepakatan yang kami tandatangaini bersama, isinya pelaku akan menganti rugi, tapi sampai sekarang juga tidak ada realisasinya,” sebut Aan pemilik keramba dengan nada kesal, Kamis (17/09/2020).

Akibat kejadian itu, pemilik keramba mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah, ditambah banyak ikan jenis Kerapu, Kakap dan ikan Merah yang siap panen lepas dari keramba.

“Padahal ikan didalam keramba hanya tinggal panen saja, karena pembakaran itu semua ikan jadi lepas,” ujarnya.

Pada Selasa 15 September 2020, pemilik keramba dan pelaku bersama pihak keluarganya kembali melakukan pertemuan yang dimediasi oleh Babinkamtibmas setempat untuk penyelesaian masalah ganti rugi, namun pelaku malah menyatakan tidak bersedia menganti rugi sesuai surat kesepakatan.

“Jadi anehnya, saat mediasi itu, tiba-tiba keluarga pelaku tidak mau ganti rugi. Alasannya gak ada barang bukti. Padahal sebelumnya sudah mengaku, makanya ada surat kesepakatan. Kenapa malah tiba-tiba gak mau ganti rugi alasan gak ada barang bukti. Kami sudah rugi banyak lo,” ucapnya.

Karena kecewa atas pertemuan itu, pemilik keramba kembali mendatangi ke Polsek Bintan Timur dengan harapan polisi menindaklanjuti laporan pengaduan yang sebelumnya sudah dibuat di Polsek serta ada keadilan atas kejadian pembakaran keramba tersebut.

“Jawaban dari pihak Polsek akan dipanggil lagi pihak keluarga diduga pelaku pembakaran,” sebutnya.

(Ksp)

You might also like