News Video Portal

Polres Tanjungpinang Bakal Usut Dugaan Kasus Mafia Tanah

Polres Tanjungpinang Bakal Usut Dugaan Kasus Mafia Tanah
Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Awal Sya’ban Harahap. (Foto: istimewa)

KEPRI.TV, Tanjungpinang – Polres Tanjungpinang melalui Satuan Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) akan menindaklanjuti dugaan tindak pidana Penyerobotan Tanah atau penanganan kasus mafia tanah di Kelurahan Batu IX, Kecamatan Tanjungpinang Timur.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Awal Sya’ban Harahap membenarkan bahwa telah menerima laporan dari terlapor saudara Achmad Pardamaen Sembiring dengan nomor LAP. PENG/17/1/2022/Satreskrim pada tanggal 21 Januari 2022.

“Laporan pengaduan korban sudah kami terima, terkait dugaan Penyerobotan lahan tanah. Dan akan kami tindak lanjuti,” ujar AKP Awal saat dikonfirmasi, Sabtu (29/1/2022).

Selain itu, kata Awal, penyidik unit Pidum Satreskrim Polres Tanjungpinang akan segera memanggil sejumlah pihak-pihak terkait dalam perkara ini.

“Untuk siapa-siapa saja yang akan dipanggil nanti akan kita sampaikan,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang warga Achmad Pardamean Sembiring yang didampingi Kuasa hukum Andrizal SH, mengadu ke Polres Tanjungpinang, lantaran diduga menjadi korban mafia tanah.

Andrizal menjelaskan, pengaduan dilakukan atas kerugian formil dan material yang dialami kliennya (AP. Sembiring), atas penggelapan bidang lahan dan dugaan mafia tanah yang dilakukan oknum yang mengaku sebagai tenaga pembantu di Kelurahan Batu Sembilan, Kota Tanjungpinang.

“Dari modus dan praktek yang dilakukan, klien kami menduga menjadi korban. Sehingga kami membuat pengaduan ke Polisi atas dugaan penggelapan dan mafia tanah dengan modus pemalsuan surat,” tegas Andrizal.

Dengan demikian, Andrizal berharap, pihak kepolisian bisa menuntaskan dan membongkar permainan mafia tanah di Kelurahan Batu IX tersebut, yang menyebabkan kliennya mengalami kerugian itu.

(*/Ksp)

You might also like