News Video Portal

Ratusan Buruh Demo Tolak UU Ciptaker dan Kenaikan UMK Bintan, Dua Orang Ditemukan Reaktif Corona

Ratusan Buruh Demo Tolak UU Ciptaker dan Kenaikan UMK Bintan, Dua Orang Ditemukan Reaktif Corona
Ratusan buruh berunjuk rasa di Kawasan Industri Lobam, Bintan.(foto istimewa)

KEPRI.TV, Bintan – Dua orang dari ratusan pengunjuk rasa yang meminta kenaikan Upah (UMK) Bintan 2021 dan menolak UU Omnibuslaw, dinyatakan reaktif Covid 19 berdasarkan hasil rapid test, Selasa (10/11/2020).

Dua orang massa buruh dari KC FSPMI Bintan itu langsung ditangani petugas medis untuk menjalani karantina mandiri dan pengambilan sampel swab.

Unjuk rasa buruh dilakukan di Kawasan Industri Lobam, Bintan. Massa buruh menuntut kenaikan upah Bintan tahun 2021, selain itu mereka juga menyatakan menolak pengesahan Undang-undang Cipta Kerja

Kapolres Bintan AKBP Bambang Sugihartono menyatakan telah menyiapkan 500 personelnya untuk mengamankan aksi buruh. Ia juga menyayangkan aksi buruh ditengah pandemi Covid 19. Selain menimbulkan kerumunan, pengunjuk rasa juga kurang bisa mematuhi protokol kesehatan seperti menjaga jarak dan penggunaan masker.

“Minimnya kepatuhan Protokol Kesehatan yang diterapkan seperti menjaga jarak, sungguh disayangkan jika hal ini akan menjadi penyebab banyaknya masyarakat Bintan yang terpapar Covid-19,” kata Bambang.

(Brm)

You might also like